December 15th, 2006 by alwafi
Krrriiiiiiiiiiinggg…kriiiinggggggggg…..kriiiiiiiinnggggggg….
Alarm di meja Alkapon berdiring dengan kencangnya. Itu adalah alarm terakhir yg berdering.. Sebelumnya sudah berkali-kali alarm berdering, tapi si Alkapon tetep aja enak-enak mendengkur. Maklum sobat kita ini baru tidur sehabis subuh. Semalaman dia mengerjakan laporan yg harus dipresentasikan di depan senseinya.
Tita-tiba si Alkapon tersentak bangun dan langsung melihat jam yang sudah menunjukkan jam 9.50. "Wah blaik tenan bisa ketinggalan bis nih…..harus naik bis jam 10.20", batinnya. Langsung saja dia meloncat dan lari ke kamar mandi, tentu saja nggak mandi karena hari itu bukan jadualnya mandi. Setelah cuci muka kemudian berganti pakaian dan menyambar tas dan siap berangkat. "Eh ada yang lupa, belom pake lipstick…", pikirnya. Selama musim dingin memang setiap hari kalao keluar rumah harus mamakai lipstick untuk melembabkan bibir biar nggak kering dan pecah-pecah. Setelah celingukan sana-sini mencari lipstick, eh belom ketemu juga si Alkapon mulai panik. hampir semua sudut kamar dicari, mulai dari atas meja, bawah meja, bawah bantal, kasur dll…. belom nongol juga itu lipstick. Ya namanya cowok, jarang pake lipstick jadi naruhnya sembarangan. "Waduh gimana nih nanti kalo pas presentasi bibir gue kering, kan bicaranya ga bisa lancar…", gerutunya…. Hampir 5 menit si Alkapon mencari-cari lipsticknya, eh rupanya itu lipstick sembunyi dalam saku celana yang menggantung di lemari. Rupanya kemarin habis pakai langsung dimasukin ke saku celana. Karena kebetulan hari ini si Alkapon mesti pake pakaian rapi, jadinya harus ganti celana hari ini.
Setelah pake lipstick seperlunya barulah si Alkapon lari menuju halte bis. Sialnya pas di perjalanan eh itu bis sudah lewat. Si Alkapon cuma bisa berdiri di kejauhan menyaksikan bisnya lewat dengan cueknya tanpa menghiraukan dirinya…..
"Yah ketinggalan deh, gimana ini padahal ada janji sama sensei jam 11.00….", gerutunya. Dengan langkah gontai si Alkapon balik lagi ke rumah soalnya bis berikutnya baru lewat jam 10.50. Mau nunggu jelas ga mungkin, bakalan kedinginan di halte…. "Ini gara-gara lipstick sialan ini….", umpatnya dalam hati.
Lho kok lipstick yg disalahin, mestinya harus bangun lebih awal donk.
Posted in Alkapon | 2 Comments »
December 15th, 2006 by alwafi
Sobat kita ini, Alkapon lagi menempuh study di sebuah perguruan tinggi yang top markotop di negeri ‘aneh’ yang pernah menjajah negaranya yaitu Jepun. Tapi meskipun di Jepun, kota tempat si Alkapon ini relatif sepi dibanding kota lain. Transportasi umum yg ada cuma taksi dan bus kota yg lewat cuma sebiji-sebiji setiap sekitar 30 menit.
Pagi ini tidak seperti biasanya, Alkapon bangun pagi lebih awal. Kalau biasanya bangun tidur jam 9.00 kali ini si Alkapon bangun jam 8.00. Padahal biasanya biar alarm sdh berdering berkali-kali si Alkapon tetep aja moloorrr. Begitu bangun langsung ke kamar mandi , sikat gigi dan cuci muka doank, maklum saat ini sedang musim dingin jadi yang namanya kebiasaan mandi berubah dari 2 kali sehari menjadi 3 hari sekali weleh..weleh…….
Hbs cuci muka langsung ganti pakaian, nah tidak seperti biasa kali ini pakaian pun diseterika. "Wah mesti tampil rapi nih soalnya mau di foto di kampus bareng sensei dan teman-teman lab. dan siapa tau fotoku bakal mejeng di website atau buletin kampus", pikirnya.
Cuaca pagi ini sangat cerah, walaupun dingin tapi dengan semangat 45 si Alkapon langsung lari menuju pemberhentian bus yg berjarak sekitar 300 m dr tempat tinggalnya. Jadual bis jam 9.20, tak lama kemudian bis yg dinantipun datang dan dengan lagak cover boy si Alkapon masuk ke dalam bis. Mata Alpakon yg jeli rupanya cepat menangkap pemandangan yg amat menyegarkan. Ada gadis Jepun duduk di sisi kana bis dengan kostum khas gadis jepun yaitu sepatu boot dan yg pasti rok mini yg diperhatikan Alkapon, eh bukan ding di bawah rok mini. Rupanya paha si noni Jepun ini yg selalu dilirik si Alkapon. "Wah benar mulus tuh pahanya", batinnya sambil menarik napas agak panjang. Apalagi ada sinar matahari yg menerobos masuk, wah makin kinclong aja. Langsung saja si Alkapon ambil posisi duduk strategis yaitu persis di sisi kanan berseberangan dengan si noni sambil sesekali melirik. Si noni Jepun duduk sambil baca komik.
Selang dua bus stop, naiklah ke dalam bis sobat si Alkapon yg bernama Thomas Anti Keramas dan langsung duduk di belakang si Alkapon. Selang setengah menit duduk, si Thomas berbisik, "Tuh paha apa nggak dingin ya dibiarin gitu hihihi….". "Wah rupanya sensor kita menangkap sinyal yang sama ya hahaha…", jawab Alkapon. Dua sobat ini langsung asyik ketawa-ketiwi soalnya mereka mengobrol pake bahasa ibu nya. Jadilah sepanjang perjalanan mereka membahas tuh paha, wah…wah…wah….
Setelah si noni Jepun turun di depan rumah sakitpun mereka masih asyik cekakak-cekikik…. Matanya mengamati sampai si noni hilang dari pandangan.
Sampai di kampus, sambil berjalan ke gedung mereka masih asyik mengobrol. Kebetulan di halaman gedung ada beberapa fotografer yg lagi mencoba-coba kamera lengkap dengan "fotomodel" mereka dengan gaya yg sangat wagu. Rupanya mereka itu tukang foto yg nanti mau mefoto aktifitas mahasiswa di lab.nya masing-maisng. Si Thomas langsung berkomentar "Itu kok fotomodelnya gayanya kaku gitu sih ? ". "Iya ya…, coba modelnya si noni Jepun tadi, sama gue tentunya…hihihi", jawab si Alkapon. Wah obrolan si noni Jepun makin seru aja. Sampai mereka masuk liftpu masih ngobrol dengan serunya. Bahkan tanpa terasa lft sudah meluncur ke sampai lantai 8, padahal si Thomas mestinya keluar di lantai 6. "Warakadalah…kok keterusan sampi lantai 8 sih ini… ", gerutu si Thomas. "Rasain lu, makanya jangan mikirin paha mulus mulu, nah sekarang konsentrasi ke kenkyu sana..", timpal si Alkapon. Sambil menggerutu si Thomas pun terpaksa balik ke lantai 6. Ada-ada saja, paha mulus memang bisa merusak konsentrasi. Bahkan baru-baru ini ada seorang polytikus (polytikus maksudnya macam-macam tikus) yg kehilangan segala fasilitasnya gara-gara terjerat paha mulus…ck…ck..ckk.
Posted in Alkapon | 4 Comments »
November 21st, 2006 by alwafi
Plong….adalah ungkapan orang Jawa untuk menyatakan perasaan lega setelah menyelesaikan suatu masalah atau pekerjaan. Ya itulah yg aq rasakan saat ini. Hari ini aq baru saja selesai mengikuti gakkai di Niigata. Ini adalah presentasi pertamaku di sebuah konference dan pertamakalinya presentasi pake nihonggo. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Ya…bener-bener plong soalnya untuk persiapan membuat program perlu waktu hampir setahun hehehe…belum lagi running programnya perlu waktu hampir 5 hari. Dan yg tak kalah beratnya adalah latihan presentasi pake nihonggo kurang lebih dua bulan… wuih bener2 taihen…
Nah saat-saat menjelang presentasi juga berat soalnya meski agak lama menahan dag..dig..dug..nya hehehe… nunggu derr-nya lama euy… Lha gimana nggak lama aq kena giliran nomor dua terakhir, jadi kasihan deh jantungku berdebar terus sepanjang hari.
Cuma kalau kata orang Jawa ya tetep nggak ‘cucuk’ alias nggak seimbang dengan jerih payahkau selama ini. Nggak ‘cucuk’ karena presentasi cuma sekitar 10 menit aja terus tanya jawab dibatasi cuma 3 menit. Terus nggak ‘cucuk’ nya lagi presentasi ini nggak ada pengaruhnya buat program doktorku alias nggak ada pointnya gitu…
Proses presentasi juga cukup lucu karena ternyata nggak ada peserta yg bertanya gara-gara terakhir aq bilang ‘’sitsumon ga eigo de onegaishimasu”. Rupanya yg mau ngajuin pertanyaan jd dibatalkan gara2 ga bisa eigo hehehe…… Padahal aq sudah khawatir juga lantaran menjelang sore justru banyak sensei dari Niigata daigaku yg ikut masuk. Batinku ”wah bakalan dibantai nih gue…". Tapi syukur ternyata sensei2 pada yasashi semua hehehe….
Ya syukur alhamdulillah semua telah berlalu. Sekarang tinggal menikmati proses berikutnya yang tak kalah taihen-nya. Yang jelas saat ini ploooongggg dulu hohohoho…
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
November 15th, 2006 by alwafi
Seperti biasa setiap hari aku berkutat dengan programku yg sudah aku develop selama lebih dari setahun semenjak tiba di Jepang. Sebenarnya proses pembuatan program baru aku mulai setelah mempelajari persamaan pengatur dan skema numeriknya yg memerlukan waktu kurang lebih 4 bulan. Setelah berkutat dengan rumus matematik yg penuh dengan symbol kayak cacing itu kemudian aku mulai bikin programnya. Walaupun sampai sekarang juga masih sambil mempelajari lagi. Aku mengalami kesulitan untuk memodelkan run up gelombang. Kesulitan ini sudah lama banget tak terpecahkan.
Pertama aku coba pakai ”narrow slot” yg dikembangkan oleh Kennedy et. al tapi hasilnya kurang memuaskan, walaupun pada model 1-dimensi hasilnya cukup bagus tetapi di model 2-dimensi kok nggak siipp gitu, mungkin suatu saat kalau ada waktu mau aku coba lagi.
Kemudian aku pake metode extrapolasi yg dikembangkan oleh Lynett et. al. Metode ini sebenarnya relatif simpel dan setelah aku coba di model 1-dimensi hasilnya sangat memuaskan tp diterapkan di model 2-dimensi ya ampun deh susahnya setengah mati. Sudah beberapakali aku coba hasilnya lumayan tetapi kalau dicoba untuk kasus yg agak rumit masih selalu error. Belom lagi kalau aku aplikasikan untuk memodelkan tsunami, duh ampun deh. Sudah nunggu hasil runningnya sekitar 5 hari, eh masih ada salah juga…Bener-bener bikin stress… Belom lagi kalau listriknya mati kayak kemarin wah sia-sia deh kerjaanku.
Tapi hari ini aku ke kampus agak siang. Aku coba santai dan mengecek kembali programku, barulah aku sadar bahwa aku telah membuat kesalahan selama hampir setahun ini. Kesalahan kecil namun berkibat cukup fatal. Aku jadi buang waktu hampir setahun gara2 kesalahan ini…. Tapi bagaimanapun tetep bersyukur karena pada akhirnya ketemu aku sadar akan keteledoranku ini. Memang kalau berurusan dengan model numerik, selain harus pinter tetapi teliti dan sabar memegang peranan yg sangat penting. ya begitulah manusia heheheh….
Alhamdulillah sekarang tinggal running, Insyaallah hari Senin sudah ada hasilnya..amiin….
Jadi mesti sabaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrr dan telitiiiiiiiii……………….
Posted in Al-Kenkyu | 3 Comments »
November 15th, 2006 by alwafi
Ini adalah tulisan pertamaku sejak aku mulai nulis lagi di blog.
Setelah sekian lama berkutat dengan kenkyu setiap hari, aku pikir perlu juga melampiaskan uneg2 lewat tulisan, jadi aku bikin lagi deh blogku. Kenapa aku pilih Al Pachinko sebagai blog name..? Ceritanya karena saudaraku kebanyakan pakai nama Al di depannya maka sering ada teman yang iseng nanya gini, ”Kok namanya pake Al sih?” Dan aku sering jawab gini, ”Iya semua saudaraku namanya pake Al di depannya, antara lain Al Pacino dan Al Gore hehehe…”. Nah gara-gara itu ada temenku di Nagaoka yg justru panggil aku Al Pachinko. Aku pikir unik juga kalo aku pake sebagai blogname.
Pachinko adalah nama tempat untuk bermain kayak judi gitu di Jepang. Hampir setiap sudut kota pasti ada pachinko slot. Kayaknya orang Jepang seneng juga ya berjudi, buktinya selalu ramai dikunjungi, terutama kalau malam minggu. Oh iya setelah setahun lebih tinggal di Jepun aku jadi mengamati, ternyata karena orang Jepun itu gila kerja maka setelah kerja hiburan utama meraka adalah makan dan main pachinko tadi. Jadi nggak heran bila hampir tiap bulan di lab. pasti ada party. Mulai dari barbeque-an, nabe-an, makan di resto dll. Dan tentu saja pasti ada minum birnya. Bahkan temen di lab setiap malam minum bir begitu sampe di rumah. Katanya kalau minum bir bisa tidur nyenyak dan paginya bisa kembali fresh gitu. Aku pikir bener juga ya hehehe….
Ada hal kecil yg aku amati kalau orang Jepun habis minum bir, mereka sudah persiapan dulu kalau nantinya nggak boleh nyetir. Jadi saat berangkat party pasti nggak bawa mobil. Biasanya ada salah satu yg nggak minum bir yang nanti tugasnya sebagai driver mengantar pulang mereka yg mabok. Salut juga aku, mereka sudah mengantisipasi duluan… Eiiit jangan salah sangka dulu ya, nanti dikira aku mendukung kebiasaan minum bir. Aku cuma ambil sisi positifnya aja, yaitu bahwa setiap langkah sebaiknya direncakan dulu dan dipikirkan akibat2 yang akan ditimbulkan, so nggak ada sesal kemudian.
Wah nggak terasa sudah jam 2 dini hari nih. Tidur dulu ah… …zzzzzzzz …zzzzzzzz
Posted in Uncategorized | No Comments »